*Baca ini dengan nada ceria*
Hai, Kiki ya? Iya kan? Kita belum sempat berkenalan hari lebaran lalu. Aku yang terlalu malas keluar rumah atau kamu yang hanya sebentar bertamu ke rumahnya. Mungkin yang pertama, karena semua bilang melihatmu. Hanya aku saja yang tidak, tapi tak masalah. Toh aku tahu namamu, ya iyalah... Oke, anggap saja aku terlalu ingin tahu, -orang bilangnya 'kepo', terhadap mantan. Masuk ke TL dia dan menemukan kamu, selalu ng'like dan kadang komen mesra. Juga di info in-relationship-with-nya nama FB kamu. Bisa diterima?? Haha..
Aku penasaran, kamu tahu aku? Mungkin dia pernah cerita? Tidak ya? Aku memang kadang ke-ge-er-an. Perkenalkan, aku Inu. Hmm.. Pernah dengar namaku dari siapapun itu? Mungkin teman2 pernah menyebut ku dalam cerita2 tentangnya. Yup, aku si tetangga. Rumahku di sebelah selatan rumah dia. Dan ya... Aku si mantan kekasih. 4-5 tahun lalu. Tenang saja, ambil napas... itu waktu yang sudah sangat lama.
Ehmm.. Ini takkan panjang2, aku akan membuatnya singkat. Setelah ini aku harus menghadiri acara teman. Aku menulis ini bukan untuk apa2. Sekedar ingin saling kenal dan untuk berterima kasih. Terima kasih untuk sekarang menemani dia, semoga sampai besuk, lusa dan seterusnya. Aku selalu berfikir dia masih pria yang sama, pria dengan segala luka karenaku. Dengan hati yang tak lagi rapi, ku pikir kamu bekerja keras untuk menatanya kembali. Bukan salah dia, apalagi kamu. Memang keadaan dulu yang entahlah. Dan aku berterima kasih untuk itu. Untuk ditemukannya kamu oleh dia.
13.05 wib. Aku harus segera mandi.
Sekali lagi aku tak bermaksud apa2 atas surat ini. Jagalah dia. Dan jangan kamu khawatirkan aku. Eh enggak ya? Haha.. Aku hanyalah sosok kenangan baginya, begitu juga dia bagiku. Dia sudah menjadi milikmu, begitupun aku bagi seseorang lain. Untuk segala luka dan kenangan tentangku yang tersimpan di hatinya, bijaklah...
Semoga bahagia... Aku benar2 berharap bisa bertemu dan menjabat tanganmu. Mungkin juga obrolan dengan segelas minuman dingin.. Shall we??
inu in..
*Sebelum ng'hadirin acara syukuran wisuda temen. Inu in, -belum mandi*

