1. I'm 22 years old. Iya, baru dua-dua. Slalu, masih dianggep anak kecil. Hih.
2. Obsesi diperlakukan, dihargai intelektualitas emosionalnya sebagai wanita dewasa. Tapi balik lg ke nomor satu. Fail.
3. Ngga punya kakak laki. Pengen banget punya.
4. Bisa bayangin, mengidap brother complex kalau ada kakak laki.
5. Tidak pernah jadi "pusat" perhatian dalam suatu kelompok. But, it feels comfortable at least.
6. Tidak pernah punya crush sama mas2 yang ngajar di tpa.
7. Pas smp pernah naksir temen sekelas. Ada satu moment liat2an sama doi sampe beberapa menit, ketahuan temen belakang meja. Ugh.
8. Tidak suka pramuka dan kegiatan kelompok terorganisir outdoor lainnya. Di-skors-ing sampe 20an poin pas sma gegara skip pramuka.
9. Kenal nyontek dan kenakalan sekolah lainnya di kelas 2 sma. Beberapa kali novel disita sama guru.
10. Pacar lima langkah dari rumah? Pernah.
11. Pengen banget masuk studi bahasa inggris, mentok di pgsd. Euh.
12. Anaknya dendaman. Banget.
13. Delusional.
14. Book-slut. They're just too hot, breath-taking, sweet and I always love reading.
15. Didn't get along enough with family since all of my choice for my life got rejection from them.
16. Punya temen gay dan pernah tahu aktivitas ke-gay-an-nya. Sekarang lost contact.
17. Belum pernah ke bali.
18. Ngga pernah suka jalan-jalan / belanja di Malioboro. Ugh. Panas, padet, capek.
19. Kamarnya berantakan banget. Tapi selalu merasa nyaman. Screw you who criticize!
20. Merancang mas depan sama mas heru mianto. Amin.
Pengembaraan adalah sebuah obsesi katamu, seperti camar yang melayang kesana kemari menembus awan menerobos angin, melukis langit lalu menukik ke buih gelombang dan melesat lagi ke angkasa biru. Pun juga dengan apa yang kulakukan padamu pengembaraan bagiku seperti membaca buku, menelisik tiap-tiap lembarnya, berharap kelak akan menjadi pegangan hidup bagi masa depan. *copy-paste from harrybawole477 (dot) wordpress (dot) com*
Friday, 3 October 2014
#20FactsAboutMe
Wednesday, 20 August 2014
#30HariMenulisSuratCinta
Selamat datang kembali. Mari berbagi rumah. Lihat yang di sudut-sudut itu. Aku membenci mereka. Mungkin seperti kamu membenciku.
Ditulis maret 2014.
Sunday, 10 August 2014
They yelled me "Bu Ratriiiiiii bla bla bla" a lots.
"Bu Ratriii.. Mas wahyu tadi njiwiti Mbak Selvi lho Bu!!!"
Dan bla bla bla...
Tiap hari bisa dengar kalimat-kalimat macam begitu belasan bahkan puluhan kali. Yeah. Ngajar anak SD memang harus siap dengan segala macam keluhan sepele anak. Mau pipis lah, bolpoin diambil temen lah, tanya pelajarannya apa, hari ini pulang jam berapa, dan bla bla bla yang njengkelinnya lagi keluhan dan pertanyaan-pertanyaan yang sama keluar dari setiap anak. Ya kalau ada si anak tanya dan dijawab terud yang lain memperhatikan dan ikut paham mah semua terkendali. Lha ini baru juga dijawab, anak lain ngajuin pertanyaan yang sama. Nganyelke.
Dua minggu sudah full time masuk kelas, walaupun belum lumayan efektif. Dari pengamatan dan seiring pengalaman kelasku ini.....kelas yang ruaaaameeee war biyasak banget-banget. Anaknya 33, kebanyakan lakinya, kelas lapis kedua; sing bijine di bawah, ada ABK satu, yang 'nakal' cengkre? Jangan tanya.. banyak! Dan masih pada kebiasaan dituntun segala macemnya kayak di kelas dua. Huh.
I know I'm a amateur teacher. When I'm choosen to be Wali kelas 3B ibnu rushd I was like... really?? Ohhh Please drag me to 3A ar-razi class!!!! *hysterical* Sempet juga mikir positif "okay, ini apresiasi dan tantangan" tapi setelah guru-guru lain pada guyon memperingatkan "Jos jos lho Bu anaknya.. si itu begini begitu bla bla" langsung negatif. :(
Dapat jadwal ngajar 20an jam.. BI, PKn, Agama (Kemuh, Fiqih, AqidahAkhlak), BJawa. So far.... is good. Hhe.. dari tadi ngeluh terus kan ya.
Hey, but this is my way. Masalah amatir bisa belajar sambil jalan. Wibawa di depan anak-anak, guru lain, kepala sekolah juga butuh proses dengan kerja yang sesuai aturan, etika dan tetap berusaha meningkatkan kemampuan, demi apa? Demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Halah, ngomong apa ini!
So.. it's just my beginning story about my 'little monstars' 3B ibnu rushd.. Hope will countinue with a hepi hepi stories.. ngga ngeluh mulu.
Bu ratri, mau toyyan.
APA ITU TOYYAN?? *ternyata pipis*
Ngga bisa basa arab lu!! Hehhe.